Indonesia dan negara lain tentu memiliki kelemahan atau kekurangan masing-masing, namun Indonesia yang masih berusia 62 pada tahun ini masih terlalu muda untuk dapat bersaing dengan negara besar lainnya. Indonesia pernah dijajah lebih dari 350 tahun, angka tahun yang tidak sedikit. Bila saja usia Indonesia jauh lebih tua dari kepala enam, kiranya Indonesia akan banyak makan garam, dan diharapkan nama indonesia disegani negara lain.
Indonesia saat ini menyandang negara berkembang. menurut wikipedia, negara berkembang adalah sebuah negara dengan rata-rata pendapatan yang rendah, infrastruktur yang relatif terbelakang, dan indeks perkembangan manusia yang kurang dibandingkan dengan norma global. Sungguh menyedihkan definisi ini, dan hal itu harus dapat diterima warga Indonesia. Pengangguran dan kriminalitas, kesenjangan dan kebodohan melanda negeri. Setiap tahun semakin banyak orang yang tidak lagi percaya pada pemerintah. Siapapun yang akan menduduki kursi pemerintah tidak dapat menjalankan pemerintahan dengan baik, tidak dapat mengatur dan mengusahakan yang terbaik bagi negara karena tidak adanya niat tulus atau ketidakmampuan menjalankan roda pemerintahan. Menurut World Bank, Indonesia masuk kategori dunia dengan Gross National Income per kapita menengah kebawah, yang artinya hanya $906 sampai $3595 per kapitanya (Juli 2007).
Ketertinggalan negara-negara berkembang di dunia ini diklaim karena pengaruh dan manuver-manuver politik, ekonomi, dan militer yang dilakukan negara-negara kuat pada saat perang dingin. Jadi dapat dikatakan bahwa Indonesia sebenarnya merupakan korban dari perang. Sesungguhnya tak ada pihak yang diuntungkan dari perang. Perang membawa kehancuran secara global bukan hanya negara yang dikalahkan.
Kekurangan Indonesia yang lain terlihat dari ketidakmampuan Indonesia mengembangkan dan mengelola sumber daya alamnya. Indonesia mempunyai wilayah yang sangat luas, daratan dan lautannya. Luasnya hampir mencaai 2 juta kilometer persegi. hasil pertanian, hasil hutan, hasil tambang, dan hasil laut pun tidak dapat dimanfaatkan dengan benar. seakan predikat negara kepulauan terbesar di dunia ini tidak ada artinya.
Tingkat mutu SDM yang masih rendah hanya satu dari sekian banyak kekurangan lain yang menempel diatas nama Indonesia. Jika kita ingin dunia mengenal indonesia, mari bersama-sama melepas segala kekurangan dan mengedepankan nama bangsa dimata internasional.